Senin, 28 Oktober 2013

ketika kau buram menjadi sebuah kenangan

sebuah jalan yang makin buram...
seperti yang terdahulu, ku gantungkan harapan dan berharap ini langkah terakhir, tapi bagi ku tak ada hal yang mudah dalam hidup ini bahkan demi sebuah senyum yang murni pun aku harus berkorban begitu banyak. ku di tempah dengan beribu kekecewaan.
ketika ku merasa kuat akan kesetiannya dan kasih sayangnya , tetapi banyak hal lain yang menjadi rintangan dan halangan, hari ini 29 oktober 2013. ketika ku merasa butiran air mata akan menamaniku, tapi hatiku berkata ku harus tegar karna semua yang terjadi ini adalah sesuatu yang akan membuat diriku menjadi lebih baik dan lebih kuat lagi.
karen semua rencana tuhan adalah rencana terindah di hidupku, walau tak ada satupun yang bisa ku banggakan. mungkin baginya kisahku hanya sebuah layar kisah yang hanya untuk hiburan, ia tak tau betapa dalam luka dalam hatiku sehingga ku begini ku berjuang menjadi kuat karna ku ini berusaha untuk sebuah senyum yang abadi.
terkadang kupikir semua sama hanya butuh waktu untuk membuktikan itu semua, kini ibarat tetesan air yang jatuh dalam sebuah hati basuh luka tak bisa langsung sembuh tapi butuh tetesan yang lama namun harus di nikmati semua ini. tak ada yang lebih indah hari ini melainkan kenyataan yang tidak satupun manusia inginkan.
kita manusia punya keterbatasan, tapi kita makluk tuhan kita harus berusaha dan yakin bahwa tak ada hal yang sia-sia di dunia ini.
aku punya keyakinan.

Sabtu, 26 Januari 2013

KEHADIRANMU

malam ini mewakili kesendirianku....
ku coba menikmati malam ini dengan sejuta kerinduan akan dirimu... kau yang selalu indah dalam benakku...
senyummu... suara kerasmu...rayuan mu yang kaku... semua kurindukan.
dan aku sangat jatuh hati ketika kau mengajarkan ku cara mencintaimu yang tak lajim
kau hadir dalam keterpurukanku...
kau buat hal-hal sepele yang aku acuhkan menjadi hal yang luar biasa...
terkadang diawali dengan keisengan antara kita menjadi hal yang sangat sakral dan penting untuk kita jalani.
mencintaimu butuh hal-hal yang dulu haram buatku jalani
sekarang semua menjadi ku benarkan sendiri kau mengajarkan ku perlahan tapi pasti bahwa cinta itu harus dilakukan dengan iklas hati dan kesabaran

aku dan kamu 
kita berdua memiliki dunia sendiri
kita ciptakan ruang yang dimana setiap sudutnya di isi dengan aturan dan prinsip-prinsip mencintai
aku sangat suka caramu padaku
kau buat aku menjadi yang istimewa
kau buat aku dunia dimana semua orang menganggap itu gelap
dunia itu suram tetapi semua indah dan terang menerang pabila ku bersamamu
"sayang.... aku kangen........"
hanya itu yang dibutuhkan menjadi sebuah keindahan mengawali pembicaraan


kecupan manis yang sangat hangat kau berikan disetiap hariku walau hanya dari kejauhana kau sebuah kekuatan besar dimana yang lain mengagap itu sebuah cemo'oh.
tapi kau selalu buat aku kuat...hanya kau yang peduli padaku... pada perasaan ku
kau buang semua ketidak percayaan diri yang selalu mengerogoti hati ini
kau buat aku menjadi wanita tegar dan kuat
kau buat aku mengabaikan semua yang dapat membuatku rapuh
kau buang semua rasa takut yang ada di hatiku
kau bangun sebuah kepercayaan yang indah 
sayang....
taukah kau...kau sangat berarti buatku
kau sangat penting bagi langkahku ...
ku kuat dan ku tegar karna adakamu
jangan pernah pergi ya...
sakit... sakit ... sekali disaat jauh darimu
tapi walau jauh... kau selalu ada di hatiku... kau berjalan beriringan denganku
menemaniku sepanjang hari ini
kau sebenarnya lemah tapi kau tak pernah lihatkan itu padaku
karna kau ingin aku selalu percaya bahwa kau akan selalu kokoh akan semangat untuk ini


seandainya mereka mengerti
aku dan kamu hanya ingin saling berbagio dan membuat aku dan kamu menjadi lebih baik buat diri sendiri dan ingin membahagiakan semua yang ada...
ku tau kau tak pernah punya niat untuk menyakiti siapapun
karna kau punya cara sendiri untuk menunjukan kesungguhan akan kepedulianmu padanya.

Kamis, 22 November 2012

setelah kau tinggalkan

saat ini aku telalu jauh kau tinggalkan
aku binggung harus dimulai dari mana langkah ini aku awali ketika kau tinggalkan aku
aku takut sendiri...
setiap malam setelah aku sadari kau telah pergi aku terisak-isak menangis dan tak henti berharap kau mendengarkan ketakutanku
ku coba melangkah, telalu banyak pilihan jalan, aku bingung aku takut
sayang....sayang... sayaaang... aku panggil nama mu yang biasa keluar dari mulut ini. tapi kau tetap tak kembali.
kini aku ditemani orang yang menjelma datang ntah dari mana, tapi apakah ia sama sepertimu??
ku bingung mencoba mencintainya seperti ku mencintaimu tapi rasa itu terhalang ketakutan yang besar
apakah dia akan meninggalkan ku seperti kau.

Rabu, 02 Mei 2012

Merangin Koe

Aku memang bukan lahir  dari daerah ini, tapi aku telah menjadi bagian darinya. Ku habiskan 20 Tahun usiaku di alamnya. setiap pagi aku selalu di sajikan tetesan embun terindah yang menyentuh kulit ku....Merangin kau tlah banyak membantuku dalam mengukir setiap prestasiku, kebahagian, kecerian, persahabatan bahkan keluarga yang berbeda budaya aku dapati di sini. Aku Cinta Pada Mu MERANGIN ku tersayang...
rasa ini berbeda dengan rasa yang ku dapati dengan hubungan perasaan yang lainnya, kecintaan akan daerah ini tak bisa ku bendung. terkadang sedih ku melihatmu disia-siakan oleh yang lain. Kau begitu berharga, kau begitu mempesona.
banyak tempat dan pelosok nadimu telah kutelusuri kau begitu indah, ku disini bersekolah, mendapatkan pendidikan dan sahabat serta cinta ku yakin ku merasakan rasa sayangku padamu Merangin ku tersayang...
ku akan abadikan setiap kenangan yang kau sebagai latar setiap kejadian...biarkan ku mengagumimu sepanjang hayatku Merangin ku tersayang....kemanapun ku melangkah ku tak kan melupakanmu... karna ku titipkan sahabat dan kenangan indahku padamu...
walau aku bukan putri daerah ini tapi rasa hormatku buatmu melebihi apapun...

Senin, 05 Desember 2011

Dulu aku jatuh ati padamu....
Dulu aku menagumimu...
Dulu ku memujamu....
Dulu kau adalah motivasiku...

Kau memiliki dunia sendiri
Kau memiliki kekuasaan sendiri
Kau hidup dengan pemikiranmu dan caramu sendiri
Kau menuang semua yang kau pikirkan tanpa batas 

Tak ingin jadi yang lain
Tak ingin diperintah yang lain
Tak ingin terpengaruh yang lain
Tak ingin mengusik yang lain
Dan kini kau pergi...
Dan kini kau tak pernah lagi bisa kunikmati
Dan kini kau tinggalkan aku sendiri
Ditengah lautan lepas tanpa ombak dan angin
Ku tak ingin seperti ini
Ku tak ingin kau tinggal sendiri
Ku tak ingin kau bunuh diri ini dengan sendiri
Ku ingin kau ada walau hanya sebuah cerita

 Karna dengan mu tak pernah ku memakai topeng orang lain
denganmu kubisa berimajinasi dan menungkan semua yang ku pikirkan dengan caramu sendiri
mengukir semua mimpi menjadi sebuah kenyataan yang abadi
tanpa batas dan tanpa titah yang kau tak sukai
kita berimajinasi menungka semua impian menjadi sebuah pilar-pilar kokoh yang berdiri angkuh didepan badai dan terik matahari yang jahat
semoga gerimis hari ini membujuk kau kembali pada tahta yang kau miliki dan tak terganti.





Rabu, 30 November 2011

DIA BUKAN PILIHAN, TETAPI DIA ADALAH YANG TERBAIK


Setiap pulang kerumah itu-itu saja yang dibahas, bosan dan muak aku mendengar ocehan kalian, apakah tidak ada pertanyaan lain? Atau pun pembicaraan yang lain?
“kapan kau bawa pacar mu kerumah?, kapan kau mulai memikirkan pernikahan?, Kapan kau membuka hati?” itu dan itu saja yang kalian bicarakan.
Bosan, aku bosan dengan kalian seperti mendengarkan kaset tipe yang syairnya itu dan itu.
(*^*)
Taukah kalian aku yang menjalani ini punya hati seperti apa, aku sendiri tak ingin terpuruk seperti ini. Aku juga ingin seperti wanita kebanyakan. Bertemu pria, cocok dan memutuskan untuk hidup bersama. Gampangkan, tapi semua itu tak seperti  semudah kalian pikirkan. Aku sudah berusaha untuk berkenalan dengan banyak pria dan mencoba untuk memahami mereka. Tetapi, memang sulit bagiku untuk membohongi diri ini, bahwa tak ada getar dan rasa tertarik pada mereka.
(*^*)
Akhirnya ku putuskan untuk mengikuti apa yang kalian inginkan, dan aku memutuskan untuk ikut perjodohan.
Perjodohan dengan pria yang ku tak kenal sebelumnya, memang bukan ide yang baik.  Walau begitu semua ini harus ku jalani demi kalian. Dan berharap ini bisa membuat kalian semua bahagia jika melihatku segera menikah.
 Sangat lancar, dengan pertemuan keluarga sekali saja, langsung diputuskan untuk tanggal baik pernikahan. Sepertinya ini terjadi karena memang ini yang tuhan inginkan, dalam hitungan bulan aku dan  Akmal menikah.
(*^*)
Ya nama suamiku Akmal, dia pria dari keluarga baik-baik. Dengan tinggi 170cm, bekerja disalah satu lembaga pemerintah dan memiliki karier yang cemerlang. Mungkin karna hal itu yang membuatku mau hidup dengannya. Dia tidak romantis dan juga tidak banyak bicara, tetapi dia sangat perhatian dan menyayangiku. Walau dia tau kalau aku setengah hati menjalani pernikahan ini.
Karena membawa nama baik keluarga, aku berusaha untuk menjadi istri yang baik dan bisa melayani suami. Aku tak mau menjadi objek  ocehan keluarga karena sikapku yang tak baik.
(*^*)
Dua tahun berlalu, aku dan akmal menjalani hidup berumah tangga. Tak pernah sekalipun dia protes dengan hal yang aku lakukan. Bahkan dia mendukung semua aktifitasku termasuk menghabiskan uang belanja bulanan demi kesenangan diri sendiri. Aku tak peduli betapa kerasnnya usaha Akmal mencari uang , yang ada dalam pikiranku hanya bagaimana aku bisa menikmati hidup dalam kesenangan yang tanpa batas.
(*^*)
Suatu ketika tak sengaja aku masuk kedalam ruang kerjannya, dengan perlahan aku membuka pintu dan ku lihat disekeliling banyak sekali poto-potoku yang dipajang disana, hasil dari akmal mengambil gambarku selalma ini secara diam-diam.
“wah, hebat…luaar biasa” dalam hati ku berkata dan aku merasa tersanjung, ternyata selama ini dia mengagumiku.
Setelah itu aku mencoba duduk di kursi yang biasa dia gunakan kalau sedang bekerja dan dengan tidak sengaja aku mencoba membuka buku usang yang ada di atas meja kerjanya.
Perlahan dan pelan-pelan aku membaca tulisan tangan yang tidak begitu bagus tercipta di lembaran buku itu. Aku terkejut, ternyata selama ini dia adalah pria yang rapuh dan pria yang sangat membutuhkan perhatian ku. Kadang dalam masalah ia ingin sekali bercerita denganku, kadang dalam bahagia ia ingin sekali berbagi denganku. Tapi, apa yang kulakukan selama ini aku menutup diri dan membuat ia takut untuk mengutarakan semua itu. Karna tak ingin aku gerah dan bosan.
Sungguh diluar dugaanku, seharusnya selama ini aku mengucapkan syukur pada tuhan, bahwa telah dipertemukan dengan pria pilihan keluargaku yang baik dan sesempurna kamu.
“Akmal,  Akmal, Akmaal…..”nama itu mulai ku sebut dan semakin ku panggil nama itu aku mulai merasa hati ini bergetar.
Dan aku jatuh cinta, cinta yang tertunda selama dua tahun, cinta yang selama ini tak kusadari dan ku syukuri keberadaannya.
“Tuhan, berikan aku kesempatan, untuk  membahagiakan dan berbahagia dalam rumah tangga ini” kuberdo’a dalam hati.
“Assalamualaikum” suara seorang pria yang tak asing lagi ku dengar, dan suara itu tiba-tiba memecah keheningan rumahku. Aku langsung bergegas untuk membukakan pintu.
“walaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh” aku langsung bergegas mendekati suamiku, dan mengambil tangannya lalu kuciumi tangan yang kokoh itu. Damai, damai hati yang kurasa, setelah  pertama kalinya aku mencium tangan suamiku.
(*^*)
Mungkin ia merasa heran mengapa sikapku berubah, tapi ia tak  bertanya mengapa aku bisa begini. Yang pasti mulai saat ini aku berjanji akan memulai menjalani hidup rumah tangga yang indah dan berbahagia.
Walau sebenernya tertunda sangat lama, tetapi lebih baik terlambat dari pada aku menyesal nantinya. Ku kan berjanji dalam hati akan mencintai dan menyayanginya setulus hati.

(*^’) : ini hanya khayalku saja, tapi dari cerita ini, saya berharap kalau kamu memiliki seorang kekasih, jagalah ia sepenuh hati. Dan jika yang belum memiliki pasangan jangan pernah putus asa karna jodoh tidak lama lagi akan datang disaat yang tepat, waktu yang tepat dan dan orang yang tepat. Percayalah.

Selasa, 29 November 2011

KALA SENJA ITU


Senja dikota kecil, mebuat ku berhenti sejenak melihat langit di angkasa, indah nan biru sempura tanpak warnanya, semilir angin meniup tubuh yang lelah ini. Tapi indah ini tak sempurna karna ku tak bersama dengan mu, kau yang ku cinta, kau yang ku banggakan.Dan kau yang selalu memacu detak jantungku sehingga kukadang tak dapat mengendalikan pikiranku karna dipenuhi dengan bahagia bersamamu.
(*^*)
Ku berkata dalam hati, “andai kau disini, mungkin ini akan menjadi senja terindah yang kulalui setelah tak lagi bersamamu”.
(*^*)
Mengapa di tempat seramai ini aku merasa sepi, aku merasa sendiri, aku rapuh. Apakah kau tau itu?
Kau dan aku dipisahkan bukan karna kita tak cinta, bukan karna tak mampu mempertahankan hubungan, tetapi kita berpisah demi kebahagian orang lain. Sesak napasku, bagai terhenti denyut jantungku mengingat kau tak lagi bersamaku, kau tak lagi milikku, kau tak dapat ku lihat maupun ku sentuh.
Mengapa, mengapa takdir memisahkan kita disaat kita ingin bahagia, kita ingin bersama dan tak pernah terpintas di khayal kita bahwa ada orang lain yang menderita dengan hubungan ini. Mengapa, kepada siapa aku harus bertanya.
Mengingatmu bagai membuka lebaran terdalam dari hatiku, hatiku yang telah hancur berkeping-keping.
(*^*)
Senja ini menjadi sendu, ia mengerti apa yang ku rasakan tetapi ia tak bisa mengobati hatiku yang dalam, ia hanya tersenyum dengan hangatnya yang mulai pudar sore ini, langit pun ikut bersedih warnanya berubah orange, tak biru lagi.
(*^*)
Sayang, ku berharap kau tau isi hati ini, walau kau tak bersama ku lagi, ku ingin kau mengerti ini. Walau ku tak berharap waktu untuk kembali, tapi ku hanya ingin kau tau. Bahwa rasa itu abadi. Seabadi kisah yang pernah kita lewati.
                Sakit, pedih, sedih ini tak ingin ku bagi, karna ini bukan rasa yang terbaik. Saat ini ku berdoa, dimanapun kau berada kau bisa melupakan semua rasa sakit, pedih dan sedih. Kuharap kau hanya ingat indah senja saat kita bersama dan biarkan itu tetap indah dalam lembaran kisah masalalumu.
                Kuhanya bagian kepingan masalalu.  walau kau tak tau doa yang selalu ku panjatkan buatmu, ku berharap  tetap menjadi sisi indah dalam hidupmu yang mengisi ruang hati terdalam sampai kau pergi dan tak pernah kembali.
“Jangan letih mencintaiku” itulah kalimat yang selalu kau ucapkan padaku kala senja itu.

(**NAHUOL**)