![]() |
| N A H U O L |
Lama jua
dia tak datang, mengapa dia datang sesuka hatinya. Aku kadang benci dengannya,
tapi kadang aku rindu padanya. Hari-hari yang kulalui bersamanya sangat
kurindukan, menghabiskan waktu berdua bercerita tentang masa depan yang indah
dan bahagia. Dulu aku tak suka berandai-andai, karna bagiku itu bukan hal yang
menarik. Tapi sejak ku kenal dia aku hidup dengan dunia yang berbeda, setiap
langkah dan tarikkan nafasku aku berimajinasi bersamanya. Tapi itu dulu.
(*-*)
Memiliki rumah
sederhana, kolam ikan dan sebidang kebun yang ditanami bunga dan sayuran
kesukaannya. Itu impian kami, memiliki anak-anak yang tumbuh sehat, pintar dan
bahagia itu impian kami. Aku dan dia berharap rumah kami bisa membuat
orang-orang disekeliling ikut bahagia dan merasakan cinta kasih yang kami
punya.
“duh
indahnya berdua”….kalimat itu lah yang sering kami ucapkan diujung pembicaraan yang
panjang.
(*-*)
Dia bukan
pria kaya, bukan juga pria keren dan modern, tetapi dia pria yang memiliki
segudang bakat dan keyakinan bahwa esok hidupnya akan lebih baik dan dia bisa
membahagiakan ku. Ku berterimakasih padanya karna akan menjadikan ku ratu dalam
hidupnya dan akan memberikan anak-anak yang banyak buatnya biar bisa membuat kerajaan
besar di keluarga kecil kami kelak.
Sungguh,
kurindu padannya, hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini. Lama tak berjumpa
atau pun mendengar kabarnya membuatku lumanyan tersiksa. Mungkin Kini dia telah
memiliki teman yang dapat melanjutkan kisah-kisah yang akan dia ukir dalam
hidupnya.
Tak banyak
yang dia berikan padaku selama kami bersama. Tapi banyak hal yang ia ajarkan
padaku mengenai kehidupan, kedewasaan dalam menyelesaikan masalah dan kesabaran
dalam menghadapi cobaan. Dan hal itu tidak aku dapatkan dari yang lain. Walau
kini aku telah bersama yang lain, tetapi
dia tetap memiliki tempat tersendiri dihati ini.
Dia tidak
pernah memintaku untuk memujanya, dia tidak pernah meminta padaku untuk tidak
melupakannya. Tapi dia hanya meminta ku untuk hidup lebih baik dan mejadi gadis
yang lebih baik lagi demi masa depanku.
Kutau dia
menjauh bukan untuk meninggalkanku, tetapi ia menjauh untuk menjagaku dari
hal-hal yang tidak ia inginkan.
Hari ini
hujan turun lagi, ku merasakan kehadirannya disisiku menemaniku menyelimutiku
dengan kasih dan sayang nya dan suaranya berbisik. “Kau harus tegar, kau harus
hidup lebih baik lagi. Karna kau pantas untuk bahagia”….
Walau
tubuhku di basahi deraian air hujan tapi ku tak merasakan dinginnya, yang
kurasakan kehangatan kehadirannya menemaniku menghadapi esok yang ku tak tau
apa yang akan terjadi.
Doaku
semoga kau di sana baik-baik saja, seperti diriku disini juga baik-baik saja.
LOVE :))
***N A H
U O L***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar