Minggu, 27 November 2011

Ku Tau Kau Ada

N A H U O L

Lama jua dia tak datang, mengapa dia datang sesuka hatinya. Aku kadang benci dengannya, tapi kadang aku rindu padanya. Hari-hari yang kulalui bersamanya sangat kurindukan, menghabiskan waktu berdua bercerita tentang masa depan yang indah dan bahagia. Dulu aku tak suka berandai-andai, karna bagiku itu bukan hal yang menarik. Tapi sejak ku kenal dia aku hidup dengan dunia yang berbeda, setiap langkah dan tarikkan nafasku aku berimajinasi bersamanya. Tapi itu dulu.

(*-*)

Memiliki rumah sederhana, kolam ikan dan sebidang kebun yang ditanami bunga dan sayuran kesukaannya. Itu impian kami, memiliki anak-anak yang tumbuh sehat, pintar dan bahagia itu impian kami. Aku dan dia berharap rumah kami bisa membuat orang-orang disekeliling ikut bahagia dan merasakan cinta kasih yang kami punya. 

“duh indahnya berdua”….kalimat itu lah yang  sering kami ucapkan diujung pembicaraan yang panjang.

(*-*)

Dia bukan pria kaya, bukan juga pria keren dan modern, tetapi dia pria yang memiliki segudang bakat dan keyakinan bahwa esok hidupnya akan lebih baik dan dia bisa membahagiakan ku. Ku berterimakasih padanya karna akan menjadikan ku ratu dalam hidupnya dan akan memberikan anak-anak yang banyak buatnya biar bisa membuat kerajaan besar di keluarga kecil kami kelak.

Sungguh, kurindu padannya, hanya itu yang bisa aku lakukan saat ini. Lama tak berjumpa atau pun mendengar kabarnya membuatku lumanyan tersiksa. Mungkin Kini dia telah memiliki teman yang dapat melanjutkan kisah-kisah yang akan dia ukir dalam hidupnya.

Tak banyak yang dia berikan padaku selama kami bersama. Tapi banyak hal yang ia ajarkan padaku mengenai kehidupan, kedewasaan dalam menyelesaikan masalah dan kesabaran dalam menghadapi cobaan. Dan hal itu tidak aku dapatkan dari yang lain. Walau kini aku telah bersama yang lain,  tetapi dia tetap memiliki tempat tersendiri dihati ini.

Dia tidak pernah memintaku untuk memujanya, dia tidak pernah meminta padaku untuk tidak melupakannya. Tapi dia hanya meminta ku untuk hidup lebih baik dan mejadi gadis yang lebih baik lagi demi masa depanku.
Kutau dia menjauh bukan untuk meninggalkanku, tetapi ia menjauh untuk menjagaku dari hal-hal yang tidak ia inginkan.

Hari ini hujan turun lagi, ku merasakan kehadirannya disisiku menemaniku menyelimutiku dengan kasih dan sayang nya dan suaranya berbisik. “Kau harus tegar, kau harus hidup lebih baik lagi. Karna kau pantas untuk bahagia”….

Walau tubuhku di basahi deraian air hujan tapi ku tak merasakan dinginnya, yang kurasakan kehangatan kehadirannya menemaniku menghadapi esok yang ku tak tau apa yang akan terjadi.

Doaku semoga kau di sana baik-baik saja, seperti diriku disini juga baik-baik saja.

LOVE  :))

***N A H U O L***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar